Menindaklanjuti Sosialisasi Kebijakan DAK TA 2025 dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah pada tanggal 14 Juni 2024 yang dilanjutkan proses pengusulan DAK Fisik TA 2025, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kulon Progo menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengusulan DAK TA 2025 melalui Sistem Informasi KRISNA DAK untuk Wilayah Barat. Acara ini dilaksanakan pada hari Jumat (28/6) bertempat di Grand Mercure Bandung Setiabudi, Jawa Barat. Acara ini diadakan secara hybrid dan diikuti oleh 15 Bappeda tingkat Provinsi dan 267 Bappeda tingkat Kabupaten.
KRISNA merupakan singkatan dari Kolaborasi Perencanaan dan Informasi Kinerja Anggaran. KRISNA merupakan aplikasi yang mendukung proses perencanaan, penganggaran dan pelaporan informasi kinerja yang dibangun pada tahun 2017. Saat ini KRISNA terdiri atas 11 subsistem yang digunakan oleh K/L dan daerah. Empat subsistem KRISNA digunakan oleh Pemerintah Daerah yakni: KRISNA DAK FISIK, KRISNA DAK NON FISIK, KRISNA SELARAS dan KRISNA PERSIAPAN. KRISNA telah ditetapkan sebagai aplikasi umum sesuai dengan keputusan Menteri PAN-RB Nomor 382 Tahun 2023 tentang Aplikasi Umum Bidang Perencanaan Pembangunan Nasional. Sebagai Aplikasi Umum KRISNA bertujuan salah satunya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel di bidang perencanaan pembangunan nasional.
Aplikasi KRISNA merupakan integrasi antara 3 (tiga) Kementerian, yaitu Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Kementerian PAN RB yang dituangkan dalam bentuk sistem aplikasi untuk mendukung proses perencanaan, penganggaran, serta pelaporan informasi kinerja. Aplikasi KRISNA digunakan dalam proses penyusunan Renja K/L yang selanjutnya akan menjadi referensi bagi Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga. Aplikasi ini bersifat real-time, berbasis web, online, serta dapat diakses melalui perangkat elektronik yang terhubung dengan fasilitas internet.