Bappeda Kabupaten Kulon Progo menghadiri acara Ekspose Laporan Akhir Analisis ICOR DIY di Gedung Radyo Suyoso, Bappeda DIY pada hari Kamis (12/5). Maksud dari Analisis ICOR (Incremental Capital Output Ratio) adalah untuk menganalisis dampak ekonomi dari investasi dan mengkaji kebutuhan investasi menurut wilayah maupun menurut sektor, sehingga bermanfaat sebagai bahan masukan bagi pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan di DIY.
Tujuan dari penyusunan dokumen Analisis ICOR sebagai bahan penyusunan perencanaan pengendalian dan evaluasi pembangunan yang mana pada dokumen hasil Analisis ICOR Sektoral DIY Tahun Anggaran 2022 mencakup: perhitungan dan analisis tingkat investasi fisik tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota; angka dan hasil analisis ICOR sektoral tingkat Provinsi dan ICOR Agregat Kabupaten/Kota tahun 2017-2021; Perkiraan kebutuhan tambahan investasi baru; Rekomendasi sebagai bahan kebijakan bidang investasi; serta analisis dampak pandemi Covid-19 terhadap kondisi ICOR DIY.
Berdasarkan hasil Analisis ICOR, terjadi perubahan nilai ICOR dari negatif menjadi positif, namun masih lebih besar dari masa sebelum pandemi, mengindikasikan bahwa aktivitas ekonomi sudah menuju pemulihan meskipun masih dibawah normal. ICOR merupakan pertimbangan penting, namun bukan satu-satunya penentu perencanaan investasi. Tingginya nilai ICOR bisa saja bersifat temporer karena ada gangguan, misalnya karena dalam posisi under employment, atau perubahan pola konsumsi.