Dalam rangka mempersiapkan penyelenggaraan Sarasehan Sains dan Teknologi Yogyakarta (SSTY) Tahun 2026, Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kulon Progo mengikuti koordinasi persiapan kegiatan yang akan diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V pada hari Rabu (26/8). SSTY Tahun 2026 direncanakan akan dilaksanakan pada 9 September 2026 dengan mengusung fokus “Kontribusi Perguruan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Pembangunan Daerah melalui Kontribusi Riset.”
Penyelenggaraan SSTY 2026 menjadi salah satu langkah untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan hasil riset sebagai bagian dari solusi pembangunan. Forum ini juga diharapkan dapat menerjemahkan agenda prioritas nasional Asta Cita ke dalam aksi nyata di tingkat daerah, khususnya melalui pengembangan riset dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui forum tersebut, riset yang dihasilkan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya berhenti pada tataran akademis, tetapi dapat dikembangkan dan dimanfaatkan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah, termasuk pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan daya saing daerah.
SSTY 2026 juga diarahkan menjadi wadah harmonisasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, pemerintah kabupaten/kota, dan perguruan tinggi. Sinergi tersebut diperlukan untuk mendiseminasikan arah kebijakan pembangunan berbasis riset sekaligus mengidentifikasi potensi riset dan inovasi perguruan tinggi yang dapat menjawab kebutuhan pembangunan di lima kabupaten/kota se-DIY.
Selain itu, forum ini diharapkan dapat memperkuat jejaring kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah melalui pembentukan konsorsium perguruan tinggi. Konsorsium tersebut diharapkan menjadi ruang bersama untuk mengembangkan gagasan, mengintegrasikan potensi riset, serta mendorong kolaborasi yang lebih konkret dalam mendukung pembangunan daerah.
Adapun target luaran dari penyelenggaraan SSTY 2026 meliputi dokumen konsorsium perguruan tinggi serta gagasan kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah yang dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan masing-masing daerah.
Melalui koordinasi persiapan ini, diharapkan Kabupaten Kulon Progo dapat berperan aktif dalam SSTY 2026 sekaligus memperkuat pemanfaatan riset dan inovasi perguruan tinggi sebagai salah satu instrumen dalam mendukung perencanaan dan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran, kolaboratif, dan berkelanjutan.