Pada hari Jumat (04/03), Bappeda Kabupaten Kulon Progo beserta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kulon Progo dan Inspektorat Daerah melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan BPKP Perwakilan Yogyakarta untuk menyusun Profil Risiko Perencanaan dan Penganggaran APBD pada Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Acara ini dibuka oleh Sekretaris Bappeda, Ir. Robi Ampera, dan dipandu oleh BPKP Perwakilan Yogyakarta.
Dalam diskusi, Bappeda, BKAD dan Inspektorat Daerah menyamakan pemahaman masing-masing dalam mengidentifikasi dan menilai risiko untuk menentukan kecurangan (fraud) yang memiliki potensi probabilitas untuk terjadi ke depannya. BPKP Perwakilan Yogyakarta mengungkapkan bahwa kecurangan (fraud) tidak akan terjadi jika terdapat sistem pengendalian yang baik, agar kecurangan (fraud) yang dinilai memiliki potensi tidak akan terjadi di masa depan. Aspek-aspek yang harus ada di dalam profil risiko ialah identifikasi risiko beserta skenario, penyebab, pengendalian terpasang, nilai serta rencana mitigasi masing-masing risiko.