Plannernews ( 29/8-2014 ). Kamis 28 Agustus 2014, Bappeda Kulon Progo menerima kedatangan tim pengelola Tanggungjawab Sosial Perusahaan ( TSP ) dari Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Sekretariat pengelola TSP di Kabupaten Kendal dilaksanakan oleh Bappeda sehingga mereka bertamu dengan tujuan Bappeda Kabupaten Kulon Progo. Maksud dan tujuan mereka hari itu mengunjungi Kota Gebleg yakni ingin belajar mengenai pengelolaan TSP di Kabupaten Kulon Progo baik dari peraturannya seperti Perda dan Perbup, manajemen pengelolaannya hingga bentuk dan sasaran TSP tersebut yang salah satunya untuk penanggulangan kemiskinan. Kunjungan dari Bappeda Kendal tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda Kabupaten Kendal yakni Muh. Toha, ST, M.Si dan diikuti seluruh jajaran Bappeda serta beberapa dari SKPD terkait TSP di Pemerintah Daerah Kendal. Acara tersebut juga langsung diterima oleh Kepala Bappeda Kabupaten Kulon Progo yakni Ir. Agus Langgeng Basuki beserta tim secretariat TSP Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Kulon Progo yang dipimpin Drs. Nur Wahyudi, MM.
Pertemuan yang diawali dengan paparan kondisi masing-masing daerah tersebut hingga munculnya program TSP yang disambut baik oleh kalangan dunia usaha menjadi perbincangan hangat dan menarik pagi itu. Saling bertukar informasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh masing-masing pemda untuk melengkapi kekurangan yang ada dalam rangka semangat membangun daerah. Dari pertemuan hari itu juga telah membuka pengetahuan dan wawasan kerjasama yang mungkin dapat dikembangkan oleh kedua kabupaten tersebut baik dari sisi informasi maupun bidang teknis lainnya yang berkaitan dengan pelayanan public serta penanggulangan kemiskinan. Salah satu kegiatan TSP yang dilaksanakan di Kabupaten Kulon Progo merupakan media untuk menanggulangi kemiskinan. Tercatat hamper 23,73 % angka kemiskinan yang relative tinggi di wilayah Kulon Progo sehingga terbentuk program daerah yang bernama One Village One Sister Company yaitu satu perusahaan mendampingi kemajuan satu desa.
Dari pertemuan hari itu disepakati bahwa masing-masing pemda terutama Bappeda membuka diri untuk tindak lanjut kerjasama baik pertukaran informasi maupun kerjasama lain. Dan tidak terkecuali pengetahuan mengenai pengelolaan TSP akan selalu dikembangkan oleh masing-masing Pemda. Diharapkan dengan adanya pertemuan tersebut dapat menjalin silaturahmi dan kerjasama antar daerah untuk meningkatkan kesejahteraan warga melalui peningkatan dan pengembangan pengelolaan Tanggungjawab Sosial Perusahaan yang peduli dengan kemajuan daerah. Agenda pertamuan hari itu ditutup oleh Kepala Bappeda Kulon Progo dengan ditandai penyerahan kenang-kenangan berupa plakat dan oleh-oleh khas produksi industry kecil binaan UMKM Pemda Kendal yakni jambu biji hijau dan krupuk udang pedas khas Kabupaten Kendal.