Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Bapperida menghadiri peluncuran program Aquaponik di Kalurahan Banjarharjo, Kalibawang, pada hari Selasa (19/08). Program inovatif tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Akademi Perikanan Yogyakarta (APY), Pemerintah Kalurahan Banjarharjo, dan pengelola Agrowisata Kalisentul. Launching Program Aquaponik ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang telah dilaksanakan pada Rabu (16/07) lalu di Balai Kalurahan Banjarharjo, Kalibawang. Program Aquaponik sendiri adalah sistem budidaya yang menggabungkan dua metode sekaligus, yaitu akuakultur (budidaya ikan) dan hidroponik (budidaya tanaman tanpa media tanah) dalam satu siklus yang saling menguntungkan. Sistem aquaponik ini sangat efisien; air bekas kolam ikan yang kaya nutrisi dapat digunakan menjadi pupuk alami bagi tanaman sayuran. Jadi, dengan satu sistem, masyarakat nantinya mendapatkan hasil dua yakni hasil panen ikan dan hasil panen sayuran.
Secara simbolis, peluncuran program ditandai dengan pelepasan benih ikan ke kolam oleh perwakilan Bapperida Kulon Progo dan APY. Aksi ini menjadi penanda dimulainya program percontohan yang diharapkan dapat berkembang luas. Usai seremoni, acara dilanjutkan dengan sarasehan bersama. Diskusi ini melibatkan pengelola Agrowisata Kalisentul, APY, Bapperida, serta perwakilan Kalurahan Kalisentul. Sarasehan ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah strategis ke depan, termasuk potensi pengembangan sistem dari satu kolam menjadi lebih banyak. Melalui program ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilar untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat di Kawasan Agrowisata Kalisentul Kulon Progo.