Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kulon Progo melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap sejumlah program di bidang perekonomian dan sumber daya alam pada hari Senin (03/11). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya dapat terlaksana dengan tepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Fokus utama monev kali ini tertuju pada keberhasilan budidaya melon premium di Kelompok Tani (KT) Gisik Pranaji, Kalurahan Bugel yang saat ini telah memasuki masa panen. KT Gisik Pranaji pada awalnya telah memiliki 1 unit green house yang dibuat secara mandiri. Berkat kerjasama dengan Fastan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta melalui Program Katalisator Kemitraan Berdikari tahun 2025 dengan memanfaatkan dana dari LPDP, akhirnya KT ini bisa mengembangkan green house tersebut.
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Pertanian dan Pangan pun turut hadir dalam pengembangan green house ini. Fasilitasi berupa hibah saprodi pendukung green house berupa bibit, polybag, cocopeat, pupuk dan bantuan lainnya telah diberikan untuk pengembangan green house ini. Dengan ketekunan untuk mengelola green house ini, pada pekan ini KT Gisik Pranaji telah siap untuk memanen kurang lebih 700 buah melon premium.

Di samping KT Gisik Pranaji, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo juga memberikan hibah untuk pengembangan melon berupa pembangunan green house dan sarana pendukungnya untuk 2 Kelompok Tani yakni KT Tani Rejo dan KT Sanggar. Untuk KT Tani Rejo sendiri proses pembangunan green house ini sudah selesai dan saat ini sedang dilakukan proses sterilisasi area penanaman. Rencananya pada minggu depan akan mulai dilakukan penyemaian benih melon yang selanjutnya akan ditanam di area tanam green house.
Selain mengunjungi green house, pada monev ini Bapperida juga meninjau KT Putro Samudro Karangwuni, Wates yang mendapatkan hibah pembangunan jaringan irigasi sprinkle. Irigasi sprinkle ini dimaksudkan untuk mengairi lahan pesisir yang mayoritas ditanami cabai. Pemberian hibah pertanian ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung pertanian di Kulon Progo. Diharapkan dengan bantuan ini peningkatan kesejahteraan petani, ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal dan tingkat perekonomian masyarakat dapat terus meningkat.