Bapperida Kabupaten Kulon Progo melalui Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia melakukan monitoring progres percepatan penurunan stunting dan Dana Alokasi Fisik (DAK) tahun 2025 pada hari Rabu (3/9). Monitoring ini dilakukan di UPT Puskesmas Lendah II dan UPT Puskesmas Panjatan II. Bapperida mengawali kegiatan monitoring di kedua fasilitas kesehatan tersebut dengan melakukan diskusi dan konfirmasi langsung terhadap progres upaya-upaya penurunan stunting di wilayah tersebut, termasuk dalam pengisian aplikasi Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting yang dikelola oleh Kementerian Dalam Negeri RI.
Setelah proses diskusi membahas permasalahan stunting, Bapperida kemudian melakukan monitoring terhadap sarana prasarana yang dibiayai oleh DAK pada dua Puskesmas tersebut, mulai dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), kendaraan pelayanan keliling, hingga Panel Surya. Melalui kegiatan monitoring ini, Bapperida dapat mengetahui permasalahan yang dihadapi dalam upaya intervensi stunting dan memastikan sarana prasarana yang tersedia melalui DAK bermanfaat bagi operasional pelayanan kesehatan di dua faskes tersebut.