Pada hari Jumat (4/7) telah diselenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta di Ruang Rapat Sermo, Kompleks Pemkab Kulon Progo. Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kulon Progo, Triyono, S.IP., M.Si., dan jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait, perwakilan kapanewon, serta tim dari UGM (Korwil, DPL, dan Kormanit).
Kegiatan KKN-PPM UGM Periode 2 berlangsung mulai dari 20 Juni hingga 8 Agustus 2025 yang berlokasi di 8 kapanewon dan 12 desa di wilayah Kabupaten Kulon Progo. KKN-PPM tersebut mengusung berbagai tema sesuai dengan kebutuhan daerah, seperti: pengembangan ketahanan pangan, pemberdayaan UMKM, optimalisasi potensi lokal, hingga penerapan teknologi tepat guna energi surya. Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta menjadi media pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa.
Beberapa tema unggulan yang diusung antara lain: "Optimalisasi Potensi Lokal Desa melalui Sektor Agrobisnis, Agrowisata, dan Agroteknologi" di Kapanewon Lendah; "Pengembangan Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan" di Kapanewon Samigaluh, hingga "Implementasi Teknologi Tepat Guna Pemanfaatan Energi Surya" di Kapanewon Panjatan.
Melalui program KKN ini, pihak UGM menekankan prinsip kolaboratif, edukatif, dan berbasis riset untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Selain memberdayakan masyarakat, program ini juga menjadi sarana penanaman nilai-nilai nasionalisme, kepemimpinan, serta kewirausahaan kepada mahasiswa. Dengan sinergi antara pemerintah dengan perguruan tinggi dan masyarakat, diharapkan hasil-hasil dari program KKN-PPM berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan dan daya saing masyarakat di Kulon Progo.