Sidang pertama mengawali tahun anggaran 2018 Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Kulon Progo dilaksanakan pada hari Kamis (04/01/18) bertempat di ruang rapat Kepala Bappeda dipandu dan dipimpin langsung oleh Ketua DRD Bambang Suwignyo, Ph.D. Pada sidang DRD pertama ini dihadiri anggota DRD antara lain Bambang Suwignyo, Ph.D, Heri Sutanta, Ph.D, Slamet Widiyanto, M.Sc., Prof. dr. Suharjo, SU., Sp. M(K), Dr. rer. nat. Ir. Drs. Senam, MS, Dr. M. Jumarin, M.Pd dan Drs. H. Kasdiyono serta Agus Setiawan, S. Hut dan Tusiyono, SE dari Sekretariat DRD.
Agenda pembahasan pertemuan tersebut adalah membahas rencana kerja tahun 2018 yang pertama adalah Pembahasan Laporan Kinerja DRD Tahun 2017 direncanakan minggu kedua bulan Januari 2018 sudah selesai dicetak dan dilaporkan kepada Bupati. Agenda kedua, direncanakan mengadakan kegiatan Sekolah Revolusi Mental Kebangsaan di 24 Desa melanjutkan kegiatan yang telah dilaksanakan ditahun 2017 sebanyak 5 Desa serta kegiatan Bakti Sosial lainnya. Ketiga, Pembuatan Peta Desa digital berbasis Geospasial bagi 87 Desa dan maintain Portal Geospasial Kabupaten Kulon Progo sudah selesai dan perlu berkoordinasi dengan Desa untuk mengisi data sesuai dengan yang dibutuhkan antara lain jumlah dan lokasi KK Miskin disetiap desanya, jumlah penduduk dan data-data numeric lainnya. Dengan adanya Portal Geospasial akan lebih memudahkan bagi penentu kebijakan pembangunan dalam menganalisis dan merencanakan pembangunan di Kabupaten Kulon Progo. Hal tersebut karena data-data dalam bentuk numeric, divisualisasikan menjadi data spasial berbentuk peta digital dengan simbol-simbol dan pewarnaan yang analog dengan data numeriknya. Metoda tersebut diharapkan pengambil kebijakan lebih akurat dalam menentukan lokasi pembangunan berdasarkan kebutuhan suatu wilayah.
Agenda terakhir adalah merencanakan konsultasi ke Bappenas dan institusi terkait untuk mengajukan usulan pembangunan kawasan-kawasan strategis dengan adanya Pembangunan Bandar Udara NYIA (New Yogyakarta International Airport) yang baru di Kulon Progo.